PENGUKURAN KEBUGARAN JASMANI DI KOTA BANDA ACEH DINAS KESEHATAN KOTA BANDA ACEH 2015

PENGUKURAN KEBUGARAN JASMANI DI KOTA BANDA ACEH

DINAS KESEHATAN

KOTA BANDA ACEH

2015

IMG_2558

 

Acara                                      : Pengukuran Kebugaran Jasmani Bagi Pengelola Program

Di DINKES dan UPTD Puskesmas di Kota Banda Aceh

Tempat                                   : Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh

Tanggal Pelaksanaan                       : 30 Oktober 2015.

Jumlah Peserta                      : 55 orang dari Pengelola Program di UPTD Puskesmas (Dokter,Pengelola Kesehatan Olahraga,Haji,Lansia,UKS) dan 12 Peserta dari Pengelola Program di DINKES Kota Banda Aceh

Kebugaran jasmani

merupakan kemampuan tubuh seseorang untuk dapat melakukan pekerjaan sehari-hari tanpa merasakan kelelahan yang berlebihan.

ft2ft3

Kesehatan (UU Kes No. 36 thn 2009)

adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomi

Dari hasil Riskesdas 2013 Penyakit Jantung dan Pembuluh darah PJK 1,5 %, Decomp.Cardis 0,3%, Hipertensi 25,8%. Diabetes Melitus 2,1%,PPOK 3,8 %,Asthma 4,5%,Kanker 1,4%, stoke 1,21 %,Obesitas sentral 26,6% yang kesemua ini dapat di cegah dan dikendalikan dengan Latihan Fisik yang teratur.

Sementara itu dari hasil uji kebugaran yang dilakukan kementrian kesehatan pada tahun 2013 terhadap jamaah haji, penanggung jawab program kesehatan olahraga di 18 Provinsi dan karyawan di kementrian kesehatan di peroleh hasil dari 2.229 calon jamaah haji di dapatkan kebugaran kurang 29%,cukup 62% dan baik 9%. Pemetaan kebugaran jasmani bagi penanggung jawab program kesehatan olahraga di 18 provinsi :kurang 50,4%,cukup 45,2 % dan baik 4,4%.Sementara tingkat kebugaran jasmani karyawan kementrian kesehatan dari sejumlah 472 orang diperoleh hasil tingkat kebugaran kurang 38%,cukup 54% dan baik 8%,Hipertensi 23%,dan pra-obese 29%

 

IMG_2523

 

 

Tujuan Pelaksanaan Kegiatan :

  1. Mengetahui status kebugaran dokter,pengelola program kesehatan olahraga,haji,UKS dan lansia di dinkes dan UPTD Puskesmas di Kota Banda Aceh.
  2. Dapat membuat perencanaan dalam upaya lanjut untuk latihan fisik/olahraga bagi tenaga kesehatan di Kota Banda Aceh
  3. Mengetahui masalah kesehatan dan dapat mengusahakan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit melalui latihan fisik yang BBTT (Baik,Benar,Terukur,dan Teratur) terutama pengendalian PTM

Hasil Yang Diharapkan

  1. Dapat peningkatan status kesehatan pada tenaga kesehatan khususnya pengelola program kesehatan olahraga,haji,UKS dan Lansia
  2. Dapat mengurangi/mengendalikan resiko terjadinya Penyakit Tidak Menular(PTM)
  3. Terjadi peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku untuk menciptakan fisik yang sehat dan bugar

Sasaran :

Kegiatan kali ini di fokuskan pada 1 orang pengelola program kesehatan olahraga, 1 orang pengelola UKS,1 orang pengelola program haji,dan 1 orang pengelola program lansia serta 1 orang dokter di UPTD Puskesmas dan dinas kesehatan Kota Banda Aceh

 

Kesimpulan Pelaksanaan:

Kegiatan ini di mulai dengan proses registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan. Setelah itu acara di buka secara resmi oleh Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dr. Quratul Aini. Pada jam 16.00 Wib dilanjutkan dengan penjelasan kebugaran dan rute yang ditempuh. Dan selanjutnya peserta diarahkan untuk mengikuti pemanasan sebelum melakukan uji kebugaran yang menggunakan metode rockpot dengan menempuh jarak 1,6 km.

 

 

 

 

Dari 67 orang peserta dinyatakan bahwa Kategori tingkat kebugaran :
1. Kurang Sekali : 6 Orang (8,95%)
2. Kurang : 41 Orang (61,19% )
3. Cukup : 12 Orang (17,91% )
3. Baik :
4. Baik Sekali : –
5. Gagal Test : 8 Orang (11,94% )