Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat diimbau untuk melakukan pemeriksaan kesehatan guna memastikan kesiapan fisik dalam menjalankan ibadah puasa. Pemeriksaan ini penting, terutama bagi individu dengan kondisi medis tertentu seperti diabetes, hipertensi, atau gangguan pencernaan, guna menghindari risiko kesehatan yang dapat timbul akibat perubahan pola makan dan aktivitas.
Para tenaga medis menyarankan agar masyarakat memperhatikan asupan gizi yang seimbang, terutama saat sahur dan berbuka. Konsumsi makanan kaya serat, protein, serta karbohidrat kompleks dianjurkan untuk menjaga energi lebih lama. Sementara itu, makanan berlemak tinggi dan minuman manis sebaiknya dikurangi guna mencegah lonjakan kadar gula darah yang tiba-tiba.
Selain menjaga pola makan, asupan cairan juga perlu diperhatikan untuk mencegah dehidrasi selama puasa. Dianjurkan untuk mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup secara bertahap sejak berbuka hingga sahur. Pola tidur yang teratur dan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki setelah berbuka juga disarankan agar tubuh tetap bugar.
Dengan persiapan kesehatan yang optimal, diharapkan umat Muslim dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar dan tetap dalam kondisi tubuh yang prima.