Sahur dan Berbuka Sehat: Kunci Puasa Lancar Tanpa Gangguan Pencernaan

Puasa Ramadhan tidak hanya menjadi ibadah yang dijalankan umat Muslim, tetapi juga memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dari pola makan sehari-hari. Namun, jika tidak diimbangi dengan pola konsumsi yang sehat saat sahur dan berbuka, risiko gangguan pencernaan dapat meningkat. Oleh karena itu, pemilihan makanan yang tepat menjadi kunci utama agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap bugar.

Ahli gizi menyarankan agar menu sahur mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta serat yang cukup agar energi bertahan lebih lama dan sistem pencernaan tetap sehat. Menghindari makanan tinggi lemak dan gula berlebih juga dianjurkan untuk mencegah rasa lemas serta lonjakan gula darah yang drastis.

Sementara itu, saat berbuka, dianjurkan untuk mengawali dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih guna mengembalikan energi secara perlahan. Konsumsi makanan berat sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan porsi seimbang agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu berat setelah seharian berpuasa.

Selain itu, menjaga kecukupan cairan dengan memperbanyak konsumsi air putih serta menghindari minuman berkafein berlebihan juga penting untuk mencegah dehidrasi dan gangguan pencernaan. Dengan menerapkan pola makan yang sehat saat sahur dan berbuka, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman dan tubuh tetap dalam kondisi prima sepanjang bulan Ramadhan.