Tetap Bugar di Bulan Suci: Strategi Menjaga Kesehatan Selama Berpuasa

Banda Aceh — Bulan suci Ramadhan menjadi momentum spiritual yang penuh keberkahan bagi umat Muslim. Di sisi lain, perubahan pola makan, waktu istirahat, dan aktivitas harian selama berpuasa memerlukan perhatian khusus agar kondisi tubuh tetap prima sehingga ibadah dapat dijalankan secara optimal.

Menjalankan puasa selama lebih dari 13 jam membutuhkan kesiapan fisik yang baik. Pola makan saat sahur dan berbuka perlu diatur secara seimbang dengan memperhatikan kandungan karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin, dan mineral. Asupan tersebut penting untuk menjaga kestabilan energi sepanjang hari. Masyarakat juga dianjurkan membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak berlebih yang dapat memicu gangguan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si, menyampaikan bahwa menjaga pola hidup sehat selama Ramadhan merupakan kunci agar ibadah tetap lancar dan tubuh tetap bugar.

“Puasa bukan menjadi alasan untuk mengabaikan kesehatan. Justru Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk membentuk pola hidup sehat, mulai dari pengaturan asupan gizi, kecukupan cairan, hingga pengelolaan waktu istirahat,” ujarnya.

Selain memperhatikan gizi seimbang, kecukupan cairan tubuh juga sangat penting untuk mencegah dehidrasi. Pola minum yang dianjurkan adalah memenuhi kebutuhan air putih secara bertahap sejak berbuka hingga sahur. Hal ini membantu menjaga fungsi organ tubuh dan mempertahankan konsentrasi selama beraktivitas.

Wahyudi juga menekankan pentingnya menjaga kualitas tidur dan tetap melakukan aktivitas fisik ringan. “Meskipun terjadi perubahan jam aktivitas, masyarakat tetap perlu mengatur waktu istirahat yang cukup. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau peregangan setelah berbuka dapat membantu menjaga kebugaran,” tambahnya.

Bagi masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti hipertensi, diabetes, atau penyakit kronis lainnya, ia mengimbau agar terlebih dahulu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum berpuasa. Langkah ini penting untuk memastikan ibadah dapat dijalankan secara aman tanpa memperburuk kondisi kesehatan.

Dengan menerapkan strategi yang tepat, diharapkan masyarakat Kota Banda Aceh dapat menjalani ibadah puasa dengan sehat, produktif, dan penuh keberkahan. Ramadhan pun menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen terhadap perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.