Sambut Ramadhan dan HUT Kota ke-821, Dinkes Banda Aceh Gelar Gotong Royong di PLTD Apung

BANDA ACEH – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Banda Aceh ke-821, seluruh pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan gotong royong massal yang dipusatkan di area situs sejarah PLTD Apung, Punge Blang Cut, Jumat (13/2).

Kegiatan aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si., dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural, tenaga kesehatan, hingga staf administrasi di lingkungan Dinkes Banda Aceh.

Kadinkes Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian aparatur sipil negara (ASN) terhadap kebersihan lingkungan, khususnya pada aset-aset wisata sejarah yang menjadi ikon kebanggaan warga kota.

​”Kegiatan ini bukan sekedar rutinitas, melainkan momentum bagi kita untuk mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus mempersiapkan diri secara spiritual dan fisik melalui lingkungan yang bersih menjelang bulan puasa. Kita ingin memastikan fasilitas publik tetap nyaman dikunjungi masyarakat,” ujar Wahyudi.

Lebih lanjut, Wahyudi mengungkapkan harapannya agar aksi gotong royong ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan. Beliau berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya saat menyambut hari besar, tetapi menjadi budaya kerja yang melekat di lingkungan Dinas Kesehatan.

Menutup keterangannya, Kadinkes juga memberikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Banda Aceh untuk selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, terutama menjelang bulan Ramadhan masing-masing.

​”Kami menghimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan ibadah kita nanti. Selain itu, mari kita jadikan peringatan HUT Kota Banda Aceh ke-821 ini sebagai titik balik untuk lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan guna mewujudkan Banda Aceh yang lebih sehat dan bersih,” tutupnya.