Banda Aceh – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Aceh melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap pedagang jamu gerobak di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (3/6/2026) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Pekan Jamu Nasional 2026 sebagai upaya meningkatkan keamanan, mutu, dan legalitas produk jamu yang beredar di masyarakat.
Pengawasan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, serta melibatkan petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan produk jamu yang dijual kepada masyarakat memenuhi ketentuan yang berlaku dan aman untuk dikonsumsi.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai pentingnya keamanan produk, kepemilikan izin edar, serta bahaya penggunaan Bahan Kimia Obat (BKO) yang kerap disalahgunakan dalam produk jamu ilegal. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pedagang untuk hanya menjual produk jamu yang memenuhi standar keamanan dan mutu.
Selain memberikan pembinaan, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap berbagai produk jamu yang diperjualbelikan. Dari hasil pengawasan tersebut, petugas masih menemukan sejumlah produk jamu yang belum memiliki izin edar sesuai ketentuan yang berlaku.
Terhadap temuan tersebut, petugas mengambil langkah persuasif dengan memberikan pembinaan kepada para pedagang serta meminta agar produk yang tidak memenuhi ketentuan segera diamankan dan tidak lagi diperjualbelikan kepada masyarakat. Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk pembinaan sekaligus upaya preventif untuk melindungi masyarakat dari risiko penggunaan produk jamu yang tidak terjamin keamanan dan kualitasnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh bersama BBPOM Aceh menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan pangan dan obat tradisional, serta mendukung pelestarian jamu sebagai warisan budaya bangsa yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.
