BANDA ACEH — Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata. Pada Jumat (21/8/2026), Dinkes Banda Aceh menerjunkan tim medis interdisiplin pada kunjungan ke dua dalam rangka Pelaksanaan Kunjungan Keliling (Pusling) yang menghadirkan dokter spesialis jiwa di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya.
Kegiatan jemput bola (door-to-door) ini menyasar para penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tersebar di empat lokasi, yaitu Gampong Geuceu Iniem, Gampong Lampeuot, Gampong Lhong cut, dan Gampong Lhong Raya. Langkah ini diambil secara khusus untuk memfasilitasi pasien yang memiliki keterbatasan fisik, ekonomi, maupun sosial dalam mengakses fasilitas pelayanan kesehatan formal.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Banda Aceh, Mainita Sary, SKM, MKM, memimpin langsung jangkauan penjangkauan di lapangan. Penanganan secara medis komprehensif didukung oleh gabungan tenaga ahli dan praktisi kesehatan, di antaranya:
dr. Teuku Muhammad Iqbal Muttaqien, M.Med.Sc, Sp.KJ.,
dr. Anggre Paramitha Putri, MKM, Sp.KKLP.,dr. Nikki (Dokter Puskesmas Banda Raya)., Tim Dokter PPDS Psikiater., Zaini, SKM (Koordinator PTM)., Asmaul Husna (Pengelola PTM).,Merry Susanti (Penanggung Jawab Kesehatan Jiwa Puskesmas Banda Raya)
Muhammad Khalil, A.Md.Kep., dan
Muhammad Nazar.

Melalui layanan inovasi PUSLING SEHATI, tim memberikan penanganan medis terpadu yang meliputi pemeriksaan fisik dan psikiatris, evaluasi kepatuhan minum obat, pemantauan status kesehatan mental secara berkala, serta pelaporan obat-obatan sesuai indikasi klinis. Selain intervensi medis kepada pasien, tim juga memberikan edukasi dan psikoedukasi kepada pihak keluarga guna memperkuat peran pengasuhan di rumah (caregiver).
Langkah responsif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup para penderita ODGJ sekaligus memperkuat pemerataan layanan kesehatan berbasis komunitas di Kota Banda Aceh.
