BANDA ACEH — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Tim Puskesmas Banda Raya menggelar kegiatan Sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi siswi kelas 9 di SMP Negeri 7 Kota Banda Aceh, Senin, 31/8/2026. Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Kota Banda Aceh, Kumaidi, S.Pd.I. Dalam sambutannya, kumaidi menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program imunisasi HPV sebagai salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan dan masa depan para siswi.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah proaktif dalam mendukung program nasional pencegahan primer kanker leher rahim (kanker serviks) sejak dini melalui pemberian imunisasi Human Papillomavirus (HPV). Sosialisasi ini dilaksanakan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor yang krusial. Kehadiran para orang tua/wali siswi perempuan, siswi kelas 9, serta jajaran dewan guru SMP Negeri 7 Kota Banda Aceh mencerminkan komitmen kuat dalam mewujudkan perlindungan kesehatan reproduksi generasi muda secara meluas dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, edukasi mendalam disajikan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya vaksin HPV. Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menekankan bahwa pemberian vaksinasi ini merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang terbukti efektif, aman, dan sangat vital dalam menekan angka kejadian kanker leher rahim pada kaum perempuan di masa depan. Hadir sebagai narasumber utama, dr. Lilis Chalisah, Sp.A dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh, menyampaikan materi teknis seputar manfaat serta keampuhan imunisasi HPV. Dalam paparannya, beliau mengupas secara rinci keamanan vaksin yang telah melalui uji klinis ketat serta menekankan pentingnya pemberian dosis tepat pada usia remaja. “Vaksin HPV sangat penting diberikan pada usia remaja sebagai langkah pencegahan kanker serviks sejak dini,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi medis, sesi sosialisasi ini secara khusus dimanfaatkan untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman, mitos, dan “hoaks” yang kerap beredar di tengah masyarakat terkait vaksinasi. Penjelasan berbasis bukti ilmiah yang disajikan narasumber berhasil menjawab keraguan serta memberikan rasa aman bagi para orang tua dan wali murid. Melalui kegiatan ini, terbentuk komunikasi yang erat serta komitmen bersama antara Puskesmas Banda Raya, pihak sekolah, dan para orang tua/wali. Sinergi ini menjadi fondasi utama dalam meningkatkan cakupan serta “menyukseskan” keberhasilan pelaksanaan imunisasi HPV, khususnya bagi seluruh siswi kelas 9 di SMP Negeri 7 Kota Banda Aceh.
Langkah preventif ini sekaligus menegaskan komitmen Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam mendukung target pencegahan kanker serviks nasional. Dengan cakupan imunisasi yang optimal, program BIAS ini diharapkan mampu membentengi remaja putri dari ancaman kanker leher rahim demi melahirkan generasi perempuan Aceh yang sehat, kuat, dan berkualitas.
