BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menuntaskan Tuberkulosis (TBC) melalui penyusunan dan pelaksanaan Action Plan yang terukur dan berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas upaya penuntasan TBC Tahun Anggaran 2024 dan 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Aceh, Jumat (30/1/2026).
Dalam sambutannya, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas evaluasi kinerja yang telah dilakukan. Menurutnya, LHP tersebut tidak hanya menjadi instrumen penilaian, tetapi juga berfungsi sebagai cermin bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan agar semakin akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil, khususnya dalam sektor kesehatan masyarakat.
Illiza menegaskan bahwa penuntasan TBC merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Hal ini tercermin dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota (RPJMK) serta Rencana Strategis Dinas Kesehatan, yang didukung oleh penganggaran yang memadai dan berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut atas rekomendasi BPK, Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen melaksanakan Action Plan yang sistematis, terukur, dan berbasis waktu. Selain itu, penguatan regulasi juga akan segera dilakukan melalui penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwal) serta pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB) yang melibatkan lintas sektor terkait.

Di bidang layanan kesehatan, upaya penuntasan TBC difokuskan pada optimalisasi penemuan kasus secara masif, peningkatan mutu pengobatan, serta penguatan pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT) di seluruh Puskesmas. Pemerintah Kota juga akan memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) serta melakukan pelaporan berkala setiap triwulan kepada Wali Kota sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
“Penuntasan TBC adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi multisektor dan penguatan sistem informasi, kami optimis target penuntasan TBC di Banda Aceh dapat tercapai secara berkelanjutan,” tegas Illiza.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan BPK RI Perwakilan Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
