Dukung Perubahan Perilaku, DPRK dan Dinkes Banda Aceh Buka Pelatihan Peningkatan Pola Hidup Sehat

Banda Aceh – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Pola Hidup Sehat dengan tema “Hidup Sehat Melalui Pendekatan Terapi Tradisional”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 18 hingga 19 Juni 2026, bertempat di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh.

Tidak hanya diikuti oleh para kader kesehatan, kegiatan ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, ST; Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Nurjannah, SKM, MKM; serta Koordinator Majelis Taklim Kecamatan Kuta Alam, Ibu Nursanti. Hadirnya berbagai pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si., saat membuka acara menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang lebih sehat.

Lebih lanjut, Wahyudi menambahkan harapannya agar seluruh peserta pelatihan dapat selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), baik dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan gampong.​”Beberapa langkah konkret yang harus diterapkan di antaranya adalah menjaga pola makan dengan gizi seimbang, aktif berolahraga, rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, serta menghindari kebiasaan yang berisiko seperti merokok dan mengonsumsi makanan tidak sehat,” ujar Wahyudi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, ST, menekankan pentingnya pelatihan ini dalam mendukung terciptanya tatanan masyarakat yang sehat. Menurutnya, kegiatan ini sangat strategis untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat agar dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

​Harapannya, melalui pelatihan ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mampu mengimplementasikannya secara berkelanjutan. Mari kita bersama-sama memberikan dukungan, komitmen, dan peran serta aktif dalam meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, tegas Farid Nyak Umar saat memberikan sambutan.

Untuk memperkuat pemahaman dan membekali peserta dengan materi yang komprehensif, panitia menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu: Erina Rusdiansari, S.Pd., CMHA., CI (Konselor Keluarga dan Hipnoterapis), yang mengupas sisi psikologis dan kesiapan mental dalam membangun kebiasaan hidup sehat. Dan  Ustadz Febri Sugianto (praktisi Thibbun Nabawi ), yang menjelaskan tentang metode pengobatan berbasis sunnah serta bagaimana penerapannya dapat mendukung pola hidup sehat secara holistik., serta Wahyudi, S.STP., M.Si. (Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh), yang membahas mengenai kebijakan strategi pemerintah kota dalam penguatan program kesehatan berbasis masyarakat dan integrasi terapi tradisional dalam sistem promosi kesehatan daerah.

Melalui pelatihan ini, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap para kader yang telah dilatih dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengedukasi dan menggerakkan masyarakat gampong menuju kehidupan yang lebih sehat dan produktif.