BANDA ACEH – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Bidang Pelayanan Kesehatan menurunkan Tim Public Safety Center (PSC) 119 guna mendukung pelayanan kesehatan dan kesiapsiagaan kegawatdaruratan medis pada pelaksanaan Taekwondo Aceh Students Championship 2026 yang berlangsung di GOR KONI Aceh selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 3–5 Juli 2026.
Kehadiran Tim PSC 119 bertujuan untuk memberikan pelayanan medis kepada para atlet taekwondo dari berbagai kabupaten/kota di Aceh sehingga setiap peserta yang mengalami cedera maupun kondisi kegawatdaruratan dapat memperoleh penanganan secara cepat, tepat, dan profesional selama pertandingan berlangsung.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keikutsertaan Tim PSC 119 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendukung kelancaran setiap kegiatan olahraga melalui penyediaan layanan kesehatan yang siaga selama pelaksanaan event.
“Pelayanan kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga, khususnya pada cabang olahraga bela diri yang memiliki risiko cedera. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui PSC 119 selalu siap memberikan pelayanan kegawatdaruratan medis secara cepat dan profesional guna menjamin keselamatan atlet selama bertanding,” ujar Wahyudi.
Ia menambahkan, keberadaan Tim PSC 119 di lokasi pertandingan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada seluruh peserta, panitia, maupun official sehingga kompetisi dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib.
Selama pelaksanaan kegiatan, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menurunkan satu unit ambulans PSC 119 yang disiagakan penuh selama tiga hari dengan total enam shift pelayanan dan didukung oleh 18 orang petugas kesehatan.
Tim yang bertugas dipimpin oleh Koordinator PSC 119, dr. Anggre Paramitha Putri, MKM, Sp.KKLP, dengan Koordinator Lapangan Muhammad Khalil, Amd.Kep, didampingi pengemudi ambulans Muhammad Nazar serta tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Kuta Alam, UPTD Puskesmas Kopelma Darussalam, dan UPTD Puskesmas Meuraxa.

Selama memberikan pelayanan medis di arena pertandingan, Tim PSC 119 menangani sebanyak 25 pasien dengan berbagai jenis cedera dan keluhan kesehatan. Dari jumlah tersebut, satu atlet harus dirujuk ke Rumah Sakit Kesdam akibat mengalami cedera leher setelah terkena tendangan dari lawan saat pertandingan. Sementara itu, pasien lainnya mendapatkan penanganan di lokasi karena mengalami cedera ringan, seperti mimisan, dislokasi, sesak napas, serta cedera pada tangan dan kaki.
Melalui dukungan layanan PSC 119, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap penyelenggaraan berbagai event olahraga di Aceh dapat berjalan dengan lebih aman, didukung sistem pelayanan kesehatan yang responsif, serta mampu memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh atlet yang bertanding.
