Banda Aceh – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pengadaan Asupan Nutrisi bagi Anak di Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Senin (14/9/2026).
Kegiatan ini merupakan inisiatif Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, S.T. yang dikolaborasikan bersama Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia dini. Sosialisasi diikuti oleh 50 ibu balita dan 11 kader kesehatan sebagai sasaran utama edukasi gizi di tingkat gampong.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, S.T. didampingi Ibu Nursanti, Ketua Majelis Ta’lim Kecamatan Kuta Alam. Hadir pula Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Nurjannah, SKM., MKM., Subkoordinator Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Nana Mirzana, SKM., M.Si., serta Keuchik Gampong Laksana Zaiyan Muttaqin, S.T.
Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Hanum Vine Meiliza, yang mengulas pentingnya pemenuhan nutrisi pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan, pemberian ASI, serta pola makan bergizi seimbang sebagai fondasi tumbuh kembang anak.
Dalam sambutannya, Farid Nyak Umar menekankan bahwa masa golden age merupakan periode paling menentukan dalam perkembangan anak, sehingga membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen keluarga.
“Tumbuh kembang anak yang baik lahir dari kepedulian keluarga dan lingkungan. Sekitar 90 persen perkembangan anak terjadi pada masa golden age. Karena itu, anak membutuhkan asupan nutrisi yang baik serta perhatian yang sungguh-sungguh agar dapat tumbuh sehat, cerdas, dan optimal,” ujar Farid.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Wahyudi, S.STP., M.Si. melalui Kabid Kesmas Nurjannah, SKM.,MKM menyampaikan bahwa edukasi gizi kepada orang tua merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Banda Aceh.
“Pemenuhan gizi sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, DPRK, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, kami berharap semakin banyak keluarga yang memahami pentingnya pemberian nutrisi yang tepat sehingga dapat melahirkan generasi Banda Aceh yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap para ibu balita dan kader kesehatan dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing, sehingga pesan mengenai gizi seimbang dan pola asuh yang sehat dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir rangkaian kegiatan, Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh bersama Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyerahkan Paket Pemberian Makanan Tambahan berupa asupan nutrisi bagi anak kepada para orang tua balita peserta kegiatan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan status gizi anak di wilayah Kecamatan Kuta Alam.


