Banda Aceh, 15 September 2026 — Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Puskesmas Kuta Alam, Puskesmas Lampulo, dan Puskesmas Batoh yang berhasil meraih penghargaan dari BPJS Kesehatan dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan Tahun 2026 “Seva Paramahita Award”, yang berlangsung di Hotel Permata Hati, Kota Banda Aceh, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang telah menunjukkan komitmen dalam mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus sebagai upaya mendorong peningkatan mutu pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan Tahun 2026 mengusung tema “Gotong Royong untuk Jaminan Kesehatan yang Berkualitas, Inklusif dan Berkelanjutan.”
Pada kesempatan tersebut, Puskesmas Kuta Alam dan Puskesmas Batoh masing-masing menerima penghargaan kategori Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Tahun 2026. Sementara itu, Puskesmas Lampulo berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Tahun 2026 dan Video Edukasi JKN Terbaik.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen dan kontribusi fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu serta mendukung keberlangsungan Program JKN. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran Puskesmas di Kota Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Wahyudi, S.STP, M.Si menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Puskesmas Kuta Alam, Puskesmas Lampulo, dan Puskesmas Batoh atas capaian yang diraih. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan inovasi, kualitas pelayanan, serta komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Wahyudi juga mengapresiasi BPJS Kesehatan atas pemberian penghargaan tersebut serta sinergi yang terus terjalin dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Banda Aceh,” ujarnya
