Perkuat Sinergi, Dinkes Banda Aceh Ganding Stakeholder Kawal Program Gizi, KIA, Kespro

BANDA ACEH – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), khususnya Program Kesehatan Keluarga dan Gizi, menggelar kegiatan Pertemuan Koordinasi dan Komitmen Stakeholder Terkait Program Gizi, KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), dan Kespro (Kesehatan Reproduksi). Kegiatan strategis ini berlangsung di Hotel Seventeen pada Jumat, 12 Juni 2026.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si. , yang didampingi oleh Kepala Bidang Kesmas Dinkes Kota Banda Aceh, Nurjannah, SKM., MKM. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Mainita Sary, SKM., MKM. , Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Rina Arlini, SKM., M.Kes. , serta para pemangku kepentingan (stakeholder) dan pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Kadinkes Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si. , menjelaskan bahwa derajat kesehatan masyarakat yang optimal, khususnya bagi ibu, anak, dan generasi muda, tidak dapat dicapai oleh sektor kesehatan sendirian. Perlu adanya sinkronisasi program yang matang di tingkat daerah serta pemanfaatan data yang akurat guna mengintervensi berbagai permasalahan kesehatan, seperti stunting dan pemberian hak kesehatan reproduksi.

Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, menyamakan persepsi, serta membangun komitmen bersama antar-stakeholder dalam mengawal keberhasilan program Gizi, KIA, dan Kespro di Kota Banda Aceh, sekaligus mewujudkan capaian kinerja yang telah berjalan.

Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat meningkatkan sinergi dan berkolaborasi secara aktif. Dengan komitmen yang kuat, diharapkan terjadi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan keluarga, penurunan angka stunting secara signifikan, serta terciptanya sistem pelaporan data yang lebih valid dan terintegrasi di Kota Banda Aceh.

Pertemuan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh hadir untuk memaparkan dan membahas secara mendalam terkait hasil inputan layanan program KIA, Gizi, dan Kespro Kota Banda Aceh pada aplikasi Sigizi terpadu (Si Gizi Kesga) . Evaluasi berbasis aplikasi ini penting untuk melihat sejauh mana validitas data yang dicapai daerah di tingkat provinsi.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Kesmas Dinkes Banda Aceh, Nurjannah, SKM., MKM. , juga bertindak sebagai narasumber. Beliau memaparkan hasil pelaksanaan program evaluasi KIA, Gizi, dan Kespro untuk Triwulan I (TW 1) Tahun 2026. Pemaparan ini menjadi acuan penting untuk melihat pencapaian target serta memetakan kendala yang menghadang selama tiga bulan pertama tahun berjalan.

Sementara itu, untuk memperluas cakupan perlindungan dan pelayanan holistik terhadap anak, hadir pula sumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3AP2KB ). Pihak DP3AP2KB menyampaikan materi khusus terkait sosialisasi dan implementasi Puskesmas Ramah Anak , sebagai upaya memberikan hak-hak anak di fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan pembahasan komitmen bersama oleh seluruh pemangku kepentingan yang hadir demi kemajuan pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh.