Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan kegiatan supervisi fasilitatif di Posyandu Al Hidayah, Rabu (15/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan Posyandu sebagai salah satu layanan kesehatan dasar yang dekat dengan masyarakat.
Supervisi fasilitatif dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan dan penguatan kapasitas kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan kesehatan dasar secara optimal, terpadu, dan berkesinambungan. Melalui kegiatan ini, tim dari Dinas Kesehatan melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan pelayanan Posyandu sekaligus memberikan masukan dan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi kader di lapangan.
Selain itu, supervisi ini juga bertujuan untuk memantau pelaksanaan kegiatan Posyandu agar berjalan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Aspek yang menjadi fokus pemantauan meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, pelayanan gizi, imunisasi, edukasi kesehatan, serta upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat gampong.
Dalam pelaksanaannya, tim supervisi melakukan observasi terhadap proses pelayanan Posyandu, meninjau kelengkapan administrasi, serta berdiskusi secara langsung dengan kader mengenai pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu. Pendekatan fasilitatif yang diterapkan diharapkan dapat mendorong kader untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa supervisi fasilitatif bukan hanya berfungsi sebagai kegiatan monitoring dan evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan, konsultasi, serta pendampingan bagi kader Posyandu dalam menjalankan tugasnya. Dengan adanya pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan setiap Posyandu mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan supervisi fasilitatif ini, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat gampong. Diharapkan kualitas layanan Posyandu semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan pencapaian derajat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
