Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya penerapan perilaku hidup sehat, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat menggelar kegiatan Kampanye dan Pergerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 6 Banda Aceh, Rabu (12/8), dan diikuti dengan antusias oleh para siswa dan guru.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Nurjannah, SKM., MKM. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kampanye dan pergerakan masyarakat hidup sehat merupakan salah satu strategi penting pemerintah daerah dalam membangun budaya hidup sehat sejak usia sekolah. Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai kesehatan karena peserta didik berada pada fase pembentukan karakter dan kebiasaan yang akan memengaruhi kualitas hidup mereka di masa depan.
Nurjannah menjelaskan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan diri, tetapi juga mencakup kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, menghindari rokok dan penyalahgunaan zat adiktif, serta menjaga kesehatan mental.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan pemahaman bahwa hidup sehat adalah kebutuhan dan tanggung jawab bersama. Generasi muda harus menjadi pelopor perubahan perilaku sehat, dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan gerakan hidup sehat membutuhkan dukungan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa. Lingkungan sekolah yang sehat, aman, bersih, dan nyaman akan memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar serta prestasi peserta didik.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa mengenai pentingnya hidup sehat, membangun kesadaran kolektif warga sekolah dalam menjaga kesehatan, mendorong partisipasi aktif siswa dalam berbagai aktivitas kesehatan sekolah, serta menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap kampanye ini dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sehat secara fisik, mental, dan sosial, sehingga dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas bagi Kota Banda Aceh di masa mendatang.
“Kami berharap kegiatan kampanye ini tidak berhenti sebagai acara seremonial semata, tetapi menjadi gerakan bersama yang terus dilaksanakan di lingkungan sekolah. Saya juga mengajak seluruh guru untuk menjadi teladan dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta mengajak para siswa untuk saling mengingatkan dan mendukung dalam menjaga kesehatan,” tambah Nurjannah.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari siswa dan siswi kelas VII dan kelas VIII. Para peserta tampak aktif mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi, diskusi interaktif, hingga sesi tanya jawab mengenai berbagai isu kesehatan remaja.

Sebagai upaya meningkatkan kapasitas peserta, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dan tenaga kesehatan Puskesmas setempat. Materi yang disampaikan meliputi perilaku hidup bersih dan sehat, gizi seimbang pada remaja, pentingnya aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, pencegahan penyakit menular, bahaya merokok dan rokok elektronik, kesehatan reproduksi remaja, serta pentingnya menjaga kesehatan mental dan membangun hubungan sosial yang positif di lingkungan sekolah.
Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan edukasi praktis mengenai cara mencuci tangan yang benar, memilih jajanan sehat di sekolah, serta langkah-langkah sederhana menjaga kebersihan lingkungan kelas dan fasilitas sekolah.
Dalam kesempatan yang sama, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh juga melaksanakan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa-siswi SMA Negeri 6 Banda Aceh. Pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh, pemeriksaan kesehatan umum, serta konsultasi kesehatan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini faktor risiko masalah kesehatan pada remaja sekaligus meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program kesehatan sekolah melalui pembinaan UKS, kegiatan olahraga rutin, pengawasan kantin sehat, serta penguatan budaya bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan kampanye dan pergerakan masyarakat hidup sehat ini, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, sekolah, tenaga kesehatan, orang tua, dan peserta didik dalam mewujudkan sekolah sehat serta mendukung terciptanya masyarakat Kota Banda Aceh yang sehat, produktif, dan berkualitas.
