Banda Aceh – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pelaksanaan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) di SD Negeri 44 Banda Aceh, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program imunisasi rutin nasional yang dilaksanakan setiap tahun untuk melindungi anak usia sekolah dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah dan dihadiri oleh orang tua/wali siswa, dewan guru, petugas Puskesmas Ulee Kareng, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, serta narasumber dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya imunisasi lanjutan bagi anak usia sekolah.

Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa BIAS merupakan program nasional Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M). Melalui kebijakan tersebut, Kementerian Kesehatan bertanggung jawab terhadap aspek teknis vaksinasi dan penyediaan tenaga kesehatan dari Puskesmas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan BIAS menjadi kegiatan wajib UKS di sekolah, Kementerian Agama mengoordinasikan pelaksanaan di madrasah, sedangkan Kementerian Dalam Negeri menggerakkan pemerintah daerah untuk mendukung pembiayaan dan koordinasi pelaksanaan di lapangan.
Sasaran BIAS meliputi anak kelas 1 sampai kelas 6 SD/MI/sederajat dan kelas 9 SMP/sederajat, baik sekolah negeri maupun swasta. Program ini dilaksanakan dalam dua tahap setiap tahun, yaitu tahap Agustus dan tahap November. Pada tahap Agustus diberikan imunisasi Campak-Rubela (MR) untuk siswa kelas 1 serta imunisasi Human Papillomavirus (HPV) bagi siswa kelas 5, atau kelas 6 dan kelas 9 yang belum pernah menerima vaksin HPV sebelumnya. Adapun tahap November meliputi imunisasi DT (Difteri-Tetanus) untuk siswa kelas 2 dan Td (Tetanus-Difteri) sebagai imunisasi lanjutan bagi siswa kelas 5. Seluruh pelayanan imunisasi dilakukan langsung di sekolah oleh petugas Puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Wahyudi, S.STP.,M.Si menyampaikan bahwa pemberian imunisasi lanjutan atau booster pada anak sekolah sangat penting karena kekebalan yang diperoleh saat bayi secara bertahap dapat menurun seiring pertambahan usia. Melalui imunisasi lanjutan, anak diharapkan tetap memiliki perlindungan optimal terhadap berbagai penyakit menular.
Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi anak dari campak, rubela, difteri, tetanus, dan kanker leher rahim akibat infeksi HPV; mencegah terjadinya wabah penyakit di lingkungan sekolah melalui pembentukan kekebalan kelompok; menjaga dan meningkatkan status kekebalan kelompok sehingga penularan penyakit di kelas dapat dicegah; meningkatkan cakupan imunisasi anak sekolah serta edukasi kepada orang tua mengenai manfaat imunisasi tambahan; dan mendukung Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim serta Eliminasi Campak-Rubela.
Selain pemberian imunisasi, para orang tua juga mendapatkan edukasi langsung dari dokter spesialis anak mengenai keamanan vaksin, manfaat imunisasi lanjutan, serta pentingnya melengkapi status imunisasi anak sesuai jadwal. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi pemerintah.
Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap pelaksanaan BIAS di SD Negeri 44 Banda Aceh dapat berjalan lancar dan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Program ini juga diharapkan mampu menjangkau seluruh anak usia sekolah, termasuk anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah, sehingga perlindungan kesehatan anak di Kota Banda Aceh dapat semakin optimal.
