Banda Aceh – Rangkaian kegiatan Survei Akreditasi UPTD Puskesmas Kuta Raja resmi ditutup. Penutupan dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si, dan dilanjutkan dengan Exit Conference oleh Tim Surveior Akreditasi FKTP, Jumat (30/10/2026)
Tim Surveior yang hadir adalah dr. Chairuddin dan Agustalani, SKM dari LPA-PKP.
Dalam sambutannya, Wahyudi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Surveior atas waktu, tenaga, arahan, serta masukan yang telah diberikan selama pelaksanaan survei.
Apresiasi juga disampaikan kepada Kepala UPTD Puskesmas Kuta Raja beserta seluruh tenaga kesehatan dan staf yang telah mempersiapkan dan mengikuti seluruh rangkaian survei dengan penuh tanggung jawab dan komitmen.
“Saya berharap seluruh jajaran UPTD Puskesmas Kuta Raja dapat menindaklanjuti setiap masukan dan rekomendasi dari Tim Surveior dengan penuh tanggung jawab. Jadikan budaya mutu, keselamatan pasien, kedisiplinan, profesionalisme, dan keramahan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Wahyudi.
Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan bukan hanya diukur dari hasil akreditasi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan pelayanan yang aman, bermutu, mudah diakses, dan memuaskan.
Sementara itu, dalam Exit Conference, surveior menyampaikan bahwa hasil exit conference ini dilengkapi dengan briefing surveior dari hari pertama dan kedua, sebagai satu kesatuan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan Puskesmas Kuta Raja, dan bukan menggambarkan hasil kelulusan survei akreditasi.

Surveor mengapresiasi sejumlah kekuatan Puskesmas Kuta Raja, antara lain semangat dan kebersamaan dalam upaya peningkatan mutu dan keselamatan, adanya komitmen seluruh pegawai, komunikasi – koordinasi program dan sektor yang berjalan baik, sumber daya yang ada sudah dioptimalkan, kemauan untuk berubah yang sudah tinggi, serta dukungan dan peran serta Pemda / Dinkes dan masyarakat.
Selain itu, surveor menekankan beberapa hal untuk terus ditingkatkan, yaitu pendokumentasian kegiatan terus dibudayakan, kekompakan yang terbangun untuk terus dijaga, komunikasi dan koordinasi terus dibangun, serta monitoring / evaluasi dan tindak lanjut kegiatan harus berkesinambungan dengan pola PDCA.
Adapun rekomendasi surveor adalah setiap kegiatan selalu menggunakan pendekatan sistem / PDCA, bukti kegiatan dituangkan berupa dokumen yang lengkap, regulasi yang ada harus dipatuhi oleh semua, audit dan evaluasi dilaksanakan secara terstruktur dan periodik, serta Continuous Quality Improvement selalu diingatkan.
Surveor juga berpesan agar setelah tim surveor pergi, seluruh jajaran beristirahat cukup, karena mulai esok akan berhadapan dengan surveior yang sesungguhnya, yaitu masyarakat.
“Komitmen bersama kunci tercapainya pelayanan yang bermutu. Mari hadapi akreditasi dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas, dengan mudah, bermutu dan menyenangkan,” pesan surveor.
Menutup sambutannya, Wahyudi menyampaikan pantun harapan untuk Puskesmas Kuta Raja:
Jalan-jalan ke Kota Banda,
Singgah sebentar membeli Suasa,
Besar harapan kami bersama,
- Kuta Raja Paripurna harapan jadi nyata.



